Misbar merupakan istilah biasa-biasa saja (trivia) yang berarti ‘gerimis bubar’, istilah ini sempat populer pada masa kejayaan pertunjukan layar tancap. Layar tancap sempat menjadi primadona masyarakat pada tahun 90an, namun perkembangannya tergusur bahkan nyaris terhenti oleh melesatnya perkembangan televisi yang sudah menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia tak terkecuali di desa-desa. Perkembangan pertunjukan film berubah menjadi suatu industri besar yang tak lagi berpatokan pada apa yang dibutuhkan masyarakat yang mengarah pada sesuatu yang laris dijual.

MISBAR BUMSIL (Gerimis Bubar Bumi Siliwangi) merupakan kegiatan pertunjukan layar tancap yang menjadi bagian dari pembelajaran perkembangan film di Indonesia. Pertunjukan ini juga akan menyajikan diskusi mendalam bersama beberapa narasumber di bidang film. Kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan pecinta film di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia dan secara tidak langsung menumbuhkan keakraban antar warga kampus dengan emosi alur cerita ketika menyaksikan film secara bersama-sama dengan pandangan mata yang tertuju pada satu titik.